Tanda Tanya??? Tanda Tanya,,,ia tanda Tanya itu
menghantuiku setiap kali melangkah. Dalam diriku masih tersimpan
berlimpahan kalimat-kalimat yang berakhiran tanda Tanya yang selama ini
menghantuiku. Pertanyaan itu tidak jauh dari dalam diriku. Pertanyaann itu
mulai dari siapa aku ini sebenarnya. Dari mana asal mulanya aku ini. Apakah
hanya timbul dari benih yang bermuara didalam perut ibu? Tapi apapun
jawabannya, takkan pernah ada yang masuk dalam logikaku.
Apakah aku ini terlalu bodoh akan
pertanyaan itu? Kenapa pertanyaan itu tiba-tiba merasuki otakku. Yang sampai
sekarang ini aku belum menemukan jawabannya. Apakah karna aku tidak mau mencari
tau? Atau karna aku memang benar-benar tolol?
Siapa
aku
Adakah
yang tau???
Kurasa
tak satupun yang tau
Karena
akupun tak mengerti siapa diriku….
Angin bertiup dari berbagai penjuru,
begitu pula dengan suara suara sumbang yang ku dengar tentang diriku. Begitu
mudahnya mulut mulut itu mendifinisikan
siapa aku ini sebenarnya. Hanya dengan melihat kulitku yang hitam, mereka
dengan mudah memberikan penilaian terhadap diriku. Tapi itu hanya ciri khas
dari mereka mereka yang selama ini kurang kerjaan. Itu tidak membuatku lemah,
karena aku tau bahwa yang mereka bicarakan adalah bayangan tentang mereka
sendiri.
Kembali lagi dengan Siapa Aku??? Aku
masih penuh pertanyaan dengan itu. Dari mana asalku ini sebenarnya, apa tujuan
ku ini sebenarnya, mau jadi apa aku sebenarnya. Aku merasa hidupku ini penuh
dengan debu panas yang melekat ditubuhku ini. Dari awal, aku hanya bisa melakukan
hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan orang orang sekitarku. Aku hanya
bisa mengecewakan orang banyak,termasuk kedua orang tuaku.
………………………
Suaramu
ramai tak bermakna
Menghadirkan
opini demi opini
Dan
kamu??
Kamu
tau siapa dirimu???
Kalau
tau,,
Ceritakan
padaku
Selama ini, aku tidak tinggal diam.
Pertanyaan itu tak mampu kubendung sendiri, tampa aku mencari solisi yang
mungkin bisa mengbati Tanda Tanya yang
melingkar di otakku ini. Dan tak banyak orang yang mau mendengar pertanyaanku
ini. Sebagian orang hanya menjawab dengan “kamu
hanya butuh yakin, tanamkan lah keyakinan dalam dirimu tentang apa yang kamu
pertanyakan itu”.jawaban itu tidak membuatku lega dan berhenti dengan
pertanyaanku.
Sampai suatu ketika seseorang
mendatangiku dan berkata “kamu mau tau
siapa dirimu?”. Dan orang itu memberikan beberapa penjelasan yang sedikit
melegakan dalam hatiku. Memang segala sesuatu yang kita perkirakan, tidak
pernah sesuai akan apa yang kita fikirkan. Logika butuh banyak ruang untuk
membendung segala kenyataan yang menurut kita hanya bayangan. kamu adalah Kamu
dan aku adalah Aku.
Aku ada dalam diriku. Stok
pertanyaan semakin bertambah dalam otakku.pertanyaan, pertanyaan dan
pertanyaan. Hidup ini memang penuh tanda Tanya yang manakala akan kita dapatkan
jawaban setelah persoalan menghampiri. Persoalan memang berat namun jangan
salah jika dari segala persoalan itu akan kita dapatkan jawaban itu. Tampa
persoalan maka tidak akan ada jawaban.
Memang lidah tak bertulang
Tak kenal Pena bertinta hitam!
Sudah lupakan saja
Kita hanya butuh berusaha sekuat
tenaga, dengan di iringi keyakinan yang kuat dalam mencapai tujuan. Karna tidak
ada yang tidak mungkin jika memang kita benar-benar berusaha untuk
menggapainya.
Memang lidah tak bertulang, nilai
diri dengan mudah di rendahkan oleh orang lain. Tapi siapa lagi yang akan
meninggikan itu kalau bukan diri ini. Karna karna diri ini milik kita pribadi.
Maka kitalah yang bisa menentukan kemana jalan kita, dimana kita akan singgah
dan dimana kita akan berhenti. Itu tergantung diri masing-masing. Jalani dan
jangan takut akan beribu tanya jangan takut akan berjuta persoalan, karna semua
itu dunia kita akan terbuka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar